Dr. Ishita Iyer, Sebagai Ibu Tiri Terbaik Di Dunia

Jika ingin mencari seorang ibu tiri yang baik hati, maka datanglah ke India. Di sana akan ditemukan sosok seorang dokter yang cerdas, cantik, smart, suka menolong, penuh perhatian dan sangat baik hati.

Statusnya sebagai Ibu tiri, tidak lantas membuat dia seperti kebanyakan ibu tiri lainnya yang suka murka, bengis, kejam dan sangat benci terhadap anak tirinya. Namun mampu bersandiwara di depan suaminya yang adalah orang tua kandung dari anak yang dibencinya.

Ibu tiri yang kejam selalu berpura-pura baik di depan ayah kandung dan suami yang menikahinya sebagai pengganti dari istri pertama suaminya. Namun di balik semua itu tersimpan kebencian dan dendam yang luar biasa jahatnya yang diletupkan setiap ada kesempatan. Hampir sebagian besar ibu tiri, hati dan pikirannya dirasuki oleh sifat-sifat iblis.

Ishita yang menjadi istri dari Raman Bala, menepis stigma yang menyebutkan ibu tiri itu sangat kejam, pemarah dan tidak segan-segan melukai anak tirinya. Label tentang ibu tiri adalah kekejaman, galak dan sering bertindak tidak manusiawi. Ungkapan kekejaman ibu tiri, dapatterjadi di mana pun di belahan dunia ini.

Dr. Ishita Iyer

Divyanka Tripathi pemeran Dr. Ishita, cantik, cerdas, peduli dan baik hati

Tidak ada sekat etnis, bangsa, agama ataupun modern tidaknya hidup seseorang, yang dapat memilah bahwa kekejaman ibu tiri hanya berlaku di dunia ketiga. Di mana pun setiap saat, dengan mudah ditemukan betapa seorang ibu tiri sangat tidak rasional dalam menghadapi anak bawaan dari suaminya.

Drama sinetron “Mohabbatein” dari India, ingin menyampaikan kepada khalayak, bahwa tidak selamanya ibu tiri itu bengis dan menyeramkan. Masih ada yang bisa mengayomi dan ikhlas merawat anak-tirinya seperti anaknya sendiri.

Dr. Ishita

Adalah Ishita, yang berprofesi sebagai seorang dokter gigi yang dinikahi oleh Raman Bala seorang pengusaha papan atas India. Raman, –diperankan oleh Karan Patel, yang juga seorang model–, yang meskipun kaya tapi rendah hati, tidak sanggup melihat perangai istrinya, Shagun, yang dinilainya sangat berlebihan dan ingin selalu hidup di atas awan.

Sikap istrinya yang tak kunjung berubah memaksa Raman menceraikan istrinya itu. Meskipun darinya Raman memiliki dua orang anak, Aditya dan Ruhy.

Entah bagaimana Raman berlabuh di hati seorang dokter jomblo yang cantik dan baik hati, namun pernah mengalami kandas dalam cinta sebelumnya. Bahkan bukan hanya itu, tapi Dr. Ishita juga sangat murah hati dan sosial.

Tak pernah hidup berlebihan, sebaliknya, menghargai orang lain dengan sangat baik. Ishita seorang yang pengasih dan sangat peduli kepada orang lain.

Sepasang anak bawaan Raman, seperti mendapatkan anugerah seorang ibu yang penyayang, yang tidak pernah diperoleh dari ibu kandungnya yang glamour sepanjang hidup.

Ishita benar-benar laksana peri yang diturunkan dari langit bagi kedua anak laki-laki dan anak perempuan Raman Bala. Ibu tirinya itu menhadirkan kebahagiaan yang luar biasa bagi mereka dan seluruh keluarga besarnya.

Cinta Ishita berbalas cinta keluarga kepadanya. Dia bukan seorang ibu tiri biasa, akan tetapi seorang yang mampu menepis anggapan bahwa ibu tiri itu selalu jahat dan menjadi monster bagi anak tirinya. Ishita membuktikan dirinya sebagai seorang ibu tiri menjadi idola bagi anak-anak tirinya serta anak angkatnya.

Well educated

Di tengah kehidupan posmo, di kota besar seperti New Delhi, penampilan Dr. Ishita, –diperankan oleh Divyanka Tripathi (model cantik India)–, yang akrab dengan “pakaian saree” (baju tradisional wanita India), menyiratkan keribadiannya yang lengkap. Cerdas, well educated, visioner, sederhana dan baik hati.

Sesuatu yang sulit ditemukan di kota-kota besar. Karena banyak perempuan cerdas tapi tak pernah cukup waktu untuk mengurus keluarga dan anak-anaknya.

Bukan hanya itu, Ishita juga memiliki seorang anak titipan dari Mani, sahabatnya, yang diasuhnya hingga remaja. Dan memiliki seorang anak kandung yang dilahirkan yang proses pembuahannya melalui perut Shagun, yang sudah berubah menjadi orang baik.

Kasih sayang Ishita, kepada anak tirinya Aditya dan Ruhy, serta anak titipan Mani, Alia serta Pihu anak kandungnya tidak ada bedanya. Semua sama dalam kasih sayangnya untuk merawat anak.

Ishita tidak sekadar Ibu tiri yang baik hati, akan tetapi sangat tinggi kepeduliannya bagi orang lain atau siapa yang membutuhkan bantuan. Meskipun secara khusus dia seorang dokter gigi, tapi dalam hal kesehatan yang lain pun Ishita cekatan untuk membantu.

Di samping itu juga Ishita adalah sosok yang disiplin dan selalu patuh pada aturan yang berlaku di klinik tempat dia praktek. Tidak pernah sekalipun Ishita pernah menolak perintah kerja yang ditugaskan kepadanya.

Kepribadian lengkap seperti Ishita memang sulit ditemukan dalam dunia nyata. Dia mendidik anak2nya dengan dasar pengetahuan yang dimilikinya, dia cerdas, dia tegas dan dia juga pengabdi yang tulus bagi suaminya…*.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *