Nostalgia Yogyakarta

Tahun 1976 hingga tahun 1984, kami pernah tinggal di Yogyakarta dengan segala kenangan dan kesan yang sulit dilupakan. Sehingga rasa “cinta” terhadap kota ini menjadi sama halnya sebagaimana cinta kami terhadap Kota Medan, tempat kami dilahirkan; dan Kota Lhokseumawe, tempat kami dibesarkan dan bekerja demi penghidupan kami. Semuanya telah memberikan kesan yang mendalam dan sulit […]... Read More
Pelancong*1 Komposisi.air.seni Photo0094-2

Yogyakarta darurat “Seni Air”

Yogya itu, memang luar biasa, hebat, menarik, vintage, klasik, berkesan dan masih bisa disebutkan dengan segudang predikat lainnya. Kota ini hampir tak pernah sepi dari orang-orang yang datang dan pergi. Bahkan memang tak pernah tidur dari berbagai kesibukannya. Dari titik nol di depan Kator Pos Yogyakarta hingga ke Tugu Yogyakarta, di Jalan Margo Utomo, manusia […]... Read More
azm0096

Budaya lalulintas yang bersahabat

Yogyakarta penuh dengan keunikan budaya. Dengan label “kota pelajar”, ianya, terus menuai daya pikat dari siapa saja yang ingin mengenyam pendidikan di sini. Tingkat populasi kaum terpelajar yang tinggi, menjadikan iklim belajar di kota ini, benar-benar kondusif dan nyaman untuk menuntut ilmu. Keraton yang menjadi pusat budaya, dengan berlatar budaya Jawa, —yang mencerminkan sifat manusia […]... Read More
cropped-IMG-20150609-005665.jpg

Keraton Yogyakarta di mata Orang Non-Jawa

Nama Yogyakarta hampir pasti selalu menempati relung hati sebagian besar masyarakat non-Jawa yang berasal dari seluruh penjuru nusantara. Apakah itu mereka yang pernah menuntut ilmu di Yoyakarta; mengikuti pelatihan; ataupun mereka yang hanya datang sebagai wisatawan domestik yang mengunjungi Yogyakarta. Sekilas tentu ada kesan yang tinggal di hati sanubari mereka tentang Yogyakarta yang menyimpan berjuta […]... Read More